Misteri Kamar Mandi


Kamar Mandi
.
Tempat yang satu ini pasti sudah sangat familiar sekali dikehidupan kita sebagai manusia, apalagi salah satu kebutuhan pokok kita adalah kebersihan tubuh, dan di kamar mandi tersedia semua barang barang yang bisa memenuhi semua kebutuhan itu. Pernah gak sih saat kalian menikmati waktu di kamar mandi yang cukup lama dan begitu keluar dari kamar mandi, banyak ide yang keluar dari otak kalian? Kalian merasa dapat inspirasi dan ide yang banyak dan brilian setelah keluar dari kamar mandi. Teman teman pasti pernah mengalaminya!!

Masih menjadi suatu misteri bagaimana hal hal itu bisa terjadi, tapi memang kenyataannya seperti itu dan sudah banyak yang membuktikannya. Di beberapa belahan dunia banyak orang orang yang mencari Inspirasi mulai dari bermeditasi, sampai ke luar rumah seperti traveling, liburan dan lainnya, intinya keluar dari rutinitas agar sebuah inspirasi atau ide pun muncul didalam benak kita. Memang sih, saat keluar dari rutinitas kita sehari hari dengan sejenak meluangkan waktu untuk liburan atau refreshing bisa membantu kita untuk mendapatkan inspirasi atau ide ide gemilang.

Tapi kalau dipikir pikir sebenarnya banyak juga cara untuk mencari Inspirasi atau ide yang kreatif dan inovatif. Bagaimana caranya?, Bisa juga dengan melakukan hal-hal yang biasa kita lakukan sehari hari di kamar mandi seperti saat mandi, menyikat gigi, keramas, buang air kecil dan buang air besar saja kita mungkin sudah mendapatkan sebuah inspirasi atau ide yang kita inginkan.
Tentunya kita sering mendengar, jika kamar mandi adalah tempat yang paling pas untuk merenung sambil memikirkan sesuatu ide gila, dan entah kenapa banyak survey membuktikan jika tempat terbaik untuk mendapatkan inspirasi bukan lah di puncak gunung atau tempat liburan, tetapi di kamar mandi!

Pasti banyak yang aneh dengan hasil penelitian tersebut, tapi berdasarkan penelitian yang di lakukan oleh sejumlah ilmuwan kamar mandi memang tempat yang paling tepat untuk mencari inspirasi/ide dikarenakan

1. Ketenangan
Ketika kamu sedang berada di kamar mandi, posisi kamu pasti sendirian. Biasanya waktu sendirian inilah saat dimana seseorang bisa merasa dia lebih tenang/rileks dan dapat berpikir lebih jernih. Pada saat itu kita tidak akan menerima gangguan dan tidak akan terganggu oleh apa yang terjadi di luar, hal inilah yang akan membuat menjadi fokus. ketika fokus maka otak akan mengeluarkan semacam sinyal yang dapat mengantarkan sebuah ide/inspirasi yang datang tidak terduga.

2. Kesempatan Berpikir
Biasanya apa saja sih, yang kita lakukan di kamar mandi selain membersihkan tubuh, membersihkan gigi, dan pastinya buang air kecil atau besar. Tapi, selain itu pasti kita juga ada waktu kan untuk berpikir, apalagi saat terkena air dingin saat kita membasuh kepala tentu dengan hal itu membuat kita lebih nyaman. Dan saat di posisi nyaman itulah kita dapat mengeluarkan ide ide hasil dari pemikiran kita. Kalau sudah begitu, tentunya harus siapkan buku catatan kecil supaya ide itu tidak hilang begitu saja.

3. Kebebasan
Saat di kamar mandi tentunya kalian jarang kan membawa perangkat elektronik? bahkan tidak pernah mungkin. Imbasnya otak kalian lebih bebas berekspresi tanpa gangguan seperti aktivitas sosial media, chat teman teman, atau apapun yang dapat mengganggu pikiran untuk berkreatifitas dan mencari inspirasi. Coba bandingkan saat kita traveling atau saat di puncak gunung.

4. Keliaran Ide
Ide yang muncul di kamar mandi akan berbeda kalau kamu berpikir keras di ruang kantor di kamar pribadi maupun di ruang kelas. Ketenangan yang didapatkan di kamar mandi bisa lebih merilekskan tubuh serta kesempatan berpikir yang lebih liar. Maka tak jarang banyak ide ide liar yang dihasilkan selepas dari kamar mandi. Contoh nya adalah salah seorang ahli matematika yang sampai saat ini masih terpampang di buku pelajaran., terkenal dengan slogan EUREKA nya. Yap dialah ARCHIMEDES. 

 

Sedikit mengenai Archimedes, siapa yang tak mengenal archimedes? Beliau adalah salah satu penemu hukum archimedes yang terkenal itu, tapi apakah kalian tau bagaimana dan dimana ilmu hukum itu ditemukan? Yap, Archimedes mendapatkan hukum tersebut saat sedang berada di kamar mandi dan saat itu muncul lah kata kata legendaris “EUREKA” yang artinya “Sudah Kutemukan”

Yap, tentunya masih menjadi misteri tersendiri kenapa kamar mandi bisa menjadi tempat mencari inspirasi.

Sekian artikel persembahan civic kloset tentang Misteri Kamar Mandi ini.
Semoga bermanfaat.

 

 

PUBLISHED BY

civicindonesia

Memasang Kloset Duduk

bagian kloset duduk

Pada umumnya, ada 2 jenis kloset yang beredar di pasaran. Yaitu Kloset Duduk dan Kloset Jongkok. Berdasarkan fungsinya, kedua jenis kloset ini sebenarnya memiliki fungsi yang sama. Yakni sebagai tempat untuk Buang Air Besar (BAB) atau Buang Air Kecil (BAK). Hanya saja perbedaannya terletak pada kebiasaan masing-masing orang yang lebih nyaman menggunakan Kloset Jongkok atau Kloset Duduk. Kloset (baik duduk dan jongkok) sama sama terbuat dari bahan campuran tanah liat, pasir kuarsa, air dan bahan kimia lainnya yang diolah mulai dari tahap pengadukan adonan, pencetakan, pembakaran hingga finishing. 

Setelah sekilas memahami tentang kloset, maka tahap berikutnya adalah proses pemasangan kloset. Meskipun biasanya proses ini dilakukan oleh tukang atau seorang ahli, tapi apa salahnya jika kita juga bisa mengetahui sedikit cara untuk memasang kloset, terlebih bagaimana cara memasang kloset duduk?

Sebelum memasang kloset duduk pastikan beberapa hal berikut sudah terpasang

  1. Adanya pipa air berukuran minimal 4 inci yang menjadi saluran pembuangan air kotor menuju septik tank.
  2. Adanya saluran air bersih yang terletak di dinding di belakang kloset duduk untuk mengisi tangki kloset serta saluran air bersih di samping kloset.
  3. Lantai kamar mandi sudah dipasang keramik.

Setelah ketiga hal tersebut di atas dipenuhi maka kloset duduk siap dipasang dengan cara seperti dibawah ini:

  1. Siapkan dulu tempat pemasangan dudukan kloset agar cocok ukuran dan posisi pada lubang yang merupakan saluran pembuangan air kotor (closet bend). Bor lubang dudukan kloset dan lakukan pemasangan baut.
  2. Pasang dudukan kloset, gunakan lem besi atau lem pipa agar menempel erat pada pipa pembuangan. Buatlah sistem pemipaan yang benar dengan menghindari jalur yang berbelok-belok pilihlah pipa yang berdiameter memadai.
  3. Pasang head dan seal karet, lalu pasang kloset duduk dan sesuaikan posisinya dengan seal karet dengan menggunakan pedoman baut yang terpasang. Cek pemasangan seal karet yang benar tidak kurang dari 50 mm agar tidak merembes ataupun menimbulkan bau tak sedap.
  4. Kencangkan bautnya, harap diperhatikan agar tidak memasang baut terlalu kencang karena bisa menyebabkan bagian bawah kloset duduk akan retak.
  5. Sebelum memasang tangki di atas kloset duduk, gunakan karet penahan tangki bila ada. Pasang tangki dan kencangkan bautnya, Lalu pasang tutup tangki.
  6. Perhatikan flushing system dan water consumption dari kloset yang Anda pilih, bila flushing atau pembilasan kloset tidak sempurna, biasanya disebabkan oleh tiga hal. Pertama kurangnya kapasitas air di dalam tangki, kedua terjadi penyumbatan pada saluran pipa atau yang ketiga septic tank-nya sudah penuh.

Demikianlah cara cara bagaimana memasang kloset duduk. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.

Jika ingin mengetahui spesifikasi kloset civic lebih lanjut dan tertarik  untuk melakukan pembelian, dapat menghubungi :
0813-1904-1546 (marketing support)
0878-8490-5658 (Ferry Sheng)
Atau kirim email ke [email protected]

PUBLISHED BY

civicindonesia

Menggunakan Bidet

Image result for bidet

Jika kita berkesempatan bepergian keliling dunia, besar kemungkinan kita akan menemukan alat bernama bidet, khususnya di kamar mandi.

Bidet? Apa itu bidet?, dan bagaimana cara menggunakannya? Bidet adalah sebuah bak pencuci semacam wastafel yang dapat digunakan untuk membersihkan (maaf) kemaluan serta daerah dubur/anus setelah kita menggunakan kloset/Water Closet. Bidet menggunakan aliran air untuk menjalankan fungsinya sebagaimana tisu/kertas toilet.

Tujuan awal dari penggunaan bidet adalah untuk membantu membersihkan diri setelah menggunakan kloset duduk. Anda dapat menggunakan bidet bersamaan dengan penggunaan tisu/kertas toilet, atau Anda dapat menggunakannya sendiri. Beberapa orang meyakini penggunaan bidet cukup higienis untuk menggantikan kertas toilet, tetapi banyak juga yang memilih untuk menggunakan keduanya. Kadang-kadang, bidet ditempatkan dekat dengan kloset, menempel pada dinding, alat ini tampak serupa dengan bak cuci pendek atau kloset yang dilengkapi keran. Namun, banyakjuga bidet bidet modern yang dibuat menyatu dengan kloset duduk sehingga kita tidak perlu beranjak lagi dari kloset yang sudah menyatu.

Bidet diketahui ada dalam beberapa jenis, yang akhirnya diketahui ada dua tipe bidet yang biasa digunakan yaitu:

  1. Bidet yang berdiri sendiri, biasanya ditemukan di Eropa. Bidet tipe ini merupakan suatu perabot terpisah yang biasanya dipasang di sisi kanan kloset. Namun, kadang-kadang anda akan menemukannya berada di seberang ruangan kamar mandi. Dengan cara manapun, anda perlu menggunakan kloset terlebih dahulu, kemudian baru berdiri dan berpindah ke bidet untuk menghemat pemakaian tisu toilet.
  2. Bidet yang menyatu dengan kloset duduk, sering ditemukan di daerah asia. Kenapa sering ditemukan di asia? Karena banyak kamar mandi di daerah asia tidak memiliki ruang untuk menampung perabot/alat sanitary terpisah di samping kloset, sehingga banyak kamar mandi dirancang dengan bidet yang menyatu pada kloset duduk. Tapi, salah satu keuntungannya yang dimiliki dari pemakaian bidet di asia ini adalah tidak perlu beranjak dari kloset untuk membersihkan diri.

Beberapa bidet diantaranya selalu menyediakan pengering udara yang dapat digunakan.
Carilah tombol “Keringkan/Dry di antara tombol “Bilas/Wash dan “Berhenti/Stop.”
Jika tidak terdapat pengering udara, bilas bagian tubuh yang basah dengan handuk.
Banyak pula bidet yang menyediakan handuk pada semacam gelang yang dipasang tepat di sampingnya. Handuk tersebut mempunyai fungsi untuk mengeringkan (maaf) kemaluan atau tangan yang basah, tetapi kadang-kadang dimaksudkan untuk mengelap percikan air di sekeliling bak setelah membilasnya.

Tentunya setelah memakai sebuah benda, sudah merupakan hal lumrah jika harus kembali dijaga kebersihannya terlebih lagi bidet termasuk dalam peralatan sanitari yang sering berhubungan dengan kuman hampir setiap hari, bisa dibayangkan kalau jarang dibersihkan akan jadi seperti apa? Cara membersihkan bidet sangatlah mudah, caranya ialah:

  • Pancarkan air pada tekanan sangat rendah selama beberapa detik untuk membilas bak dalam bidet dan menjaga agar bidet tetap bersih. Tindakan ini merupakan sebuah kebijaksanaan dan kebaikan yang lazim dilakukan untuk membersihkan bidet.
  • Pastikan keran air dimatikan sebelum meninggalkan kamar mandi jika tidak, artinya Anda telah membuang air dengan sia-sia.
  • Cuci tangan dengan sabun setelah membersihkan bidet, karena sekali lagi banyak kuman yang berkumpul disana. Jika tidak dapat menemukan sabun, gunakan apa pun yang tersedia.

Manfaat tambahan penggunaan bidet adalah

  • Alat ini secara khusus sangat bermanfaat bagi penderita wasir, karena mengurangi jumlah usapan pada bagian yang perlu dibersihkan.
  • Penggunaan bidet dapat membantu para wanita ketika sedang mengalami menstruasi dan mencegah atau meminimalkan terjadinya infeksi pada vagina (vaginitis) serta meringankan rasa sakit selama menstruasi.
  • Orang-orang dengan mobilitas terbatas, seperti orang lansia, orang cacat, atau orang sakit dapat menggunakan bidet untuk memelihara kebersihan mereka, selain memudahkan juga membantu mereka.
  • Kita dapat membeli bidet untuk dipasang dalam kloset di rumah. Sebagian bidet memerlukan listrik, tetapi ada jenis bidet lain yang tidak memerlukan listrik.

Demikianlah artikel tentang bidet, semoga bermanfaat.

 

PUBLISHED BY

civicindonesia

 

Apa Itu Sanitary?

Apa Itu Sanitary? Sanitary adalah hal-hal yang berhubungan dengan penyediaan fasilitas kebersihan yang sehat. Sanitary sendiri adalah serapan bahasa inggris dari kosakata SANITASI yang mempunyai arti berhubungan dengan kebersihan dan kesehatan. 

Definisi lain dari sanitasi/sanitary adalah segala upaya yang dilakukan untuk menjamin adanya kondisi yang memenuhi persyaratan kesehatan. Sementara, beberapa definisi lainnya dari sanitary adalah menitik beratkan pada pemutusan mata rantai kuman dari sumber penularannya serta pengendalian lingkungan.

Terdapat hubungan yang erat antara sanitary dan penyediaan air, karena peralatan sanitary juga merupakan bagian dari pekerjaan instalasi air. Banyak alat yang memang khusus dibuat untuk mendukung kebersihan dan kesehatan atau sanitary, tapi, karena bentuk peralatan sanitary banyak yang memiliki nilai estetika maka kadang hanya dianggap sebagai salah satu elemen pekerjaan arsitektur.

Berikut adalah macam macam alat yang memiliki hubungan dengan sanitary dan memang dibuat khusus untuk sanitary:

  1. Bathtub 
    Mempunyai fungsi sebagai tempat mandi atau berendam seseorang untuk membersihkan dirinya. Bathtub sendiri umumnya dipasang menempel pada sudut dinding dan lantai.
    Tetapi, selain itu ada juga model bathtub yang berdiri di tengah atau free standing.
  2. Kloset 
    Kloset berfungsi sebagai tempat buang air besar hampir semua manusia di dunia membutuhkan kloset, salah satunya adalah untuk menjaga kesehatan dan kebersihan,
    (bisa bayangkan jika kotoran manusia ada dimana mana karena tidak ada penemuan kloset). Secara garis besar kloset terbagi atas kloset duduk & kloset jongkok.
    Jika menggunakan kloset jongkok, mungkin perlu dilengkapi dengan  jetwasher atau kran dinding dan bak air atau ember.
    Sedangkan jika menggunakan kloset duduk , mungkin perlu dilengkapi dengan jetwasher dan tempat tisu.
  3. Urinal / Urinoir,
    Urinal atau urinoir berfungsi sebagai  tempat buang air kecil untuk pria. Urinoir sendiri sangat lazim ditemukan di toilet umum di pusat perbelanjaan, kantor, sekolah dan kampus. Urinoir tampilan umumnya ialah  menggantung pada dinding. Jika, jumlah pemakainya banyak atau lebih dari satu biasanya antara urinoir satu dengan yang lain dibatasi dengan partisi urinoir.
  4. Bidet
    Bidet berfungsi sebagai tempat buang air kecil untuk wanita. Bidet merupakan peralatan sanitary yang paling jarang digunakan oleh masyarakat Indonesia.
  5. Wastafel
    Wastafel. Siapa yang tidak tau tentang wastafel, wastafel sering dijumpai di pusat perbelanjaan, pasar, kantin, sekolah, kantor, DLL. Wastafel berfungsi sebagai tempat mencuci tangan. Secara garis besar terdapat dua macam tipe wastafel yang lazim digunakan yaitu wastafel gantung dan wastafel meja.
  6. Shower
    Shower, ya shower juga termasuk dalam peralatan yang mendukung sanitary sangat sering terlihat di kamar mandi dan pemandian umum. Shower sendiri memang mempunyai fungsi sebagai sarana untuk mandi,. Terdiri dari 2 macam yaitu hand shower dan fix shower head. Hand shower adalah shower yang bisa digerakkan oleh tangan, sedangkan fixed shower head biasanya dipasang di atas kepala dan tidak bisa digerakkan atau dipindahkan.
  7. Kran air
    Berfungsi untuk membuka dan menutup aliran keluarnya air dari pipa. Banyak contoh kran air seperti kran dinding, kran wastafel, kran kitchen sink dengan leher panjang, kran taman (biasa ujungnya dilengkapi dengan tempat selang).
  8. Floor drain
    Floor Drain adalah saringan yang biasa ditemui di dalam kamar mandi, tempat cucian, atau apapun yang berhubungan dengan sanitary dan mrupakan salah satu alat yang paling dibutuhkan karena floor drain adalah tempat masuknya air bekas di kamar mandi / toilet ke dalam pipa saluran pembuangan. Pada umumnya floor drain ini terbuat dari bahan stainless steel tetapi ada juga yang terbuat dari bahan cast iron / besi cor dan bahan plastik / PVC. Biasanya untuk satu kamar mandi atau toilet rumah tinggal minimal menggunakan satu floor drain. Tetapi ini tidak berlaku untuk toilet umum di gedung perkantoran maupun mall mengingat toilet publik tersebut bisa terbagi menjadi banyak unit toilet yang dipisahkan dengan partisi kubikal toilet.

 

Demikian isi artikel dari www.civicindonesia.com

Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Terimakasih

 

PUBLISHED BY

civicindonesia

Kebiasaan yang harus dihentikan saat di kamar mandi

Related image

Kita semua tentu sudah tahu bagaimana cara menjaga kebersihan kamar mandi bukan?
Namun, apakah cara-cara tersebut menjamin kamar mandi kita benar-benar bersih??
Ternyata masih banyak celah kesalahan dalam cara cara yang selama ini kita pakai untuk membersihkan kamar mandi, yang dimana bisa saja menimbulkan penyakit karena kebiasaan yang kita anggap benar malah ternyata berpotensi mengganggu kesehatan, ternyata kebiasaan-kebiasaan tersebut merupakan kesalahan besar yang harus dihindari.

Berikut ini adalah beberapa kebiasaan umum yang harus dihentikan saat di kamar mandi


Saat menyiram kloset duduk, tidak pernah menutup penutupnya.

Dalam sebuah survey, terungkap bahwa 60% dari pengguna kamar mandi, melupakan langkah higienis yang satu ini. Padahal, dengan membiarkan tutup kloset terbuka saat menyiram kloset, mikroorganisme yang terdapat pada air, atau partikel kecil sisa kotoran yang ada di kloset dapat menyebar paling tidak hingga jarak 1,8 m. Hal ini pernah dibuktikan oleh Dr.Charles Gerba, seorang ahli bakteriologi.
Dr.Gerba menemukan bahwa bakteri dapat berada cukup lama di udara dan membentuk lapisan kotor di seluruh ruangan kamar mandi. Jadi, pastikan siapa saja yang menggunakan kloset duduk kita di ingatkan untuk menutup tutup kloset sebelum menyiramnya. Sebuah tips kesehatan keluarga yang sederhana namun penting.


Menyimpan sikat gigi di dalam lemari/ rak tertutup

Mungkin para orangtua berpikir, bahwa menyimpan sikat gigi dalam lemari atau rak tertutup adalah sebagai salah satu cara untuk menghindari adanya kontaminasi virus bakteri dari kloset. Apalagi, banyak produsen sikat gigi yang menganggapnya sebagai tips kesehatan keluarga. Kenyataannya, cara ini malah bisa menyebarkan bakteri, loh kenapa?
Membiarkan sikat gigi tersimpan dalam wadah tertutup, memungkinkan bulu-bulu sikat tidak akan mengering dengan sempurna. Kondisi ini sangat pas untuk pertumbuhan bakteri.

Cara yang terbaik adalah menyimpan sikat gigi dengan kondisi berdiri dan menghadap ke atas, serta menjauhkan bagian kepalanya dari sikat gigi anggota keluarga lain.

 

Membiarkan handuk mengering di gantungan kamar mandi

Mengeringkan handuk yang sudah doakai untuk mandi setiap kali usai digunakan merupakan sebuah kebiasaan yang patut diacungi jempol. Hanya saja kebiasaan itu akan benar-benar sangat efektif apabila handuk dikeringkan dengan cara dibentangkan.Bila cara mengeringkan dengan digantung begitu saja, maka kelembaban handuk, atau pun sisa-sisa sabun yang mungkin ada, akan tertinggal pada lipatan-lipatan handuk.
Lipatan inilah yang nantinya akan menjadi tempat bakteri tumbuh. Ada baiknya gantung handuk di tempat lain agar lebih cepat kering.

 

Menggunakan handphone di kamar mandi

Mungkin kita semua termasuk saya pun akan terkejut dengan tips kesehatan yang satu ini. Seperti disebutkan sebelumnya, ada banyak partikel di udara ataupun residu dari kotoran yang ada di kamar mandi. Partikel partikel itu bisa saja menempel di handphone saat Anda menggunakannya di kamar mandi atau malah di kloset. Bayangkan, seandainya partikel tersebut kemudian menempel di wajah saat menerima telepon, bahkan masuk ke mulut Anda saat menelepon. Hiiyy!

 

Meletakkan make up beserta peralatannya di dalam kamar mandi

Apapun yang akan diaplikasikan di wajah kita benar benar haruslah bebas dari partikel kotor.
Dan tahukah anda, kelembaban di kamar mandi akan menjadi tempat terbaik bagi bakteri untuk tumbuh pada make up dan peralatan yang digunakan pada wajah. Jadi, bila memang Anda lebih suka meletakkan make up dan peralatannya di kamar mandi, usahakan untuk menyimpannya dalam laci, atau kotak. Jangan lupa juga bersihkan peralatan make up secara berkala sebelum memakai make up dan perhatikan masa berlakunya make up produktif.

 

Menggunakan spons mandi dan sikat punggung dalam jangka waktu yang lama

Bakteri sangat suka tumbuh di peralatan mandi yang satu ini. Permukaan spons yang berlubang-lubang dibuat guna menahan sabun dan air saat kita menggosok tubuh.
Sayang seribu sayang, permukaan semacam itu justru tempat favorit bakteri untuk berkembang biak. Jadi, gantilah spons mandi, & sikat punggung paling tidak 3 atau 4 minggu sekali.

 

Pintu dan tirai shower kamar mandi tidak pernah dibersihkan

Survey kamar mandi yang sama juga menyebutkan bahwa pintu atau tirai shower kamar mandi juga termasuk bagian yang paling tidak diperhatikan. Padahal, kedua material tersebut sering sekali terkena percikan air yang kotor, dan pasti sudah banyak bakteri bakteri penyebar virus bertebaran.

 

Exhaust fan kamar mandi jarang dihidupkan

Sirkulasi udara di kamar mandi sangatlah penting. Kelembaban kamar mandi dapat menyebabkan timbulnya beberapa lapisan licin menjijikkan di dinding kamar mandi dan lantai. Jadi, jika kamar mandi kita tidak memiliki ventilasi udara maka hidupkanlah exhaust fan / kipas angin atau buka jendela kamar mandi saat Anda sedang mandi, plus 15 – 20 menit usai kamar mandi digunakan.

 

Demikianlah, artikel dari www.civicindonesia.com semoga bermanfaat.
Terima Kasih

 

PUBLISHED BY

civicindonesia

Apa Itu Penyakit Disentri?

Image result for apa itu penyakit disentri

Penyakit Disentri merupakan salah satu jenis penyakit diare akut atau timbul mendadak, yang pada umumnya banyak dialami anak anak pada usia balita. Tetapi, tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga bisa terjangkit penyakit ini. Gejala disentri pada anak biasanya didahului dengan demam, muncul gejala sakit perut ketika BAB dan setelahnya rasa sakit tersebut hilang serta feses terlihat berlendir dan berdarah.

Disentri juga dikenal sebagai gangguan peradangan usus terutama usus besar yang pada akhirnya menghasilkan diare yang berat. Penyakit disentri jika terlambat diobati akan berakibat fatal bagi si penderita Disentri.

Ada beberapa sebenarnya penyebab munculnya penyakit disentri, salah satunya adalah dari tidak bersihnya lingkungan di sekitar kita dan juga virus dari bakteri yang disebut Entamoeba histolytica.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia WHO, disentri ini di kategorikan termasuk diare, di mana darah bisa muncul saat buang air besar dan berbentuk encer.

Dalam musim penghujan seperti sekarang, penyakit disentri sangat umum terjadi pada setiap kelompok usia berapapun. Sehingga pada musim hujan memang sangat perlu dilakukan pencegahan pada penyakit disentri. Bisa dengan membersihkan lingkungan sekitar rumah, atau bisa membersihkan kamar mandi & kloset secara rutin, bisa juga dengan membersihkan got mampet supaya tidak menimbulkan bau yang tidak sedap, atau bisa juga dengan membersihkan genangan air. Penyakit disentri ini sendiri terkait dengan kondisi sanitasi yang buruk dan menyebar terutama melalui makanan dan air yang terkontaminasi oleh bakteri.
Ketika seseorang sudah terinfeksi, organisme bakteri hidup pada usus dan dilewatkan dalam tinja orang yang terinfeksi. Jika ini terjadi kontak dengan makanan atau air, maka akan terjadi kontaminasi. Hal ini biasanya ditularkan melalui air atau makanan yang kita konsumsi.

Dengan mengetahui penyebab dari disentri maka pencegahan pada penyakit disentri dapat lebih mudah dilakukan, penyakit disentri bisa disebabkan banyak faktor yang di antaranya adalah di bawah ini

  1. Lingkungan Tidak Bersih
  2. Air yang kotor
  3. Makanan berbumbu dan makanan berlemak yang berlebihan.
  4. Buah dan sayuran yang kotor.
  5. Gangguan usus
  6. Tertular penyakit disentri

Gejala disentri sendiri dapat berlangsung selama lima hari atau bahkan lebih. Untuk beberapa kasus, gejala disentri mungkin bisa ringan, sementara ada juga yang menderita diare berat hingga muntah, sampai yang berpotensi menyebabkan dehidrasi.

Gejala yang muncul jika terkena penyakit disentri:

  1. Perut kembung.
  2. Nyeri pada abdomen biasa disebut perut.
  3. BAB berdarah.
  4. Mual, dengan atau tanpa muntah.

Namun, jika sudah terjangkit infeksi disentri parah, orang mungkin mengalami gejala lain akibat dehidrasi yaitu:

  1. Demam dan menggigil.
  2. Haus yang berlebihan.
  3. Kejang otot.
  4. Lemas.
  5. Penurunan berat badan.
  6. Penurunan siklus Buang Air Kecil.

Dalam kasus disentri yang sudah kronis, ada efek setelah serangan diare akut. Pada kasus yang parah, suhu tubuh akan naik mencapai 40 derajat Celcius.
Jika sudah dilakukan pencegahan pada disentri dan tidak berhasil maka perlu penanganan yang serius untuk dilakukan pengobatan, diagnosis klinis amat diperlukan untuk mengendalikan disentri.

Disentri bisa tersebar dikarenakan berawal dari kebersihan yang buruk. Untuk meminimalkan resiko terkena kondisi tersebut, maka harus dilakukan pencegahan pada penyakit disentri, yaitu dengan cara cara dibawah ini:

  1. Pastikan Anda minum air yang sudah dimurnikan atau air matang.
  2. Minum air minum kemasan saat traveling.
  3. Menghindari berbagi handuk dengan orang lain.
  4. Cuci tangan anda dengan sabun anti bakteri setelah menggunakan kamar mandi, menyentuh barang apapun, mengganti popok terutama untuk para ibu, sebelum menyiapkan dan menyantap makanan.
  5. Hindari menelan air kolam renang saat berenang

Jika sudah terlihat ada gejala disentri di tubuh kita, lakukanlah pencegahan penyakit disentri melalui perawatan di rumah sebelum terinfeksi disentri akut. Pencegahannya bisa diaplikasikan dengan cara seperti di bawah ini:

  1. Rebus 2 sendok teh ketumbar lalu campur dalam secangkir air matang dan langsung minum
  2. Haluskan kayu buah apel,lalu langsung konsumsi. Kayu buah apel sendiri sangat bermanfaat dalam mengobati disentri
  3. Rebus pepaya mentah dalam air dan kemudian di konsumsi
  4. Jus jambu dapat membantu mengurangi diare
  5. Meningkatkan asupan air & jus sampai gejala disentri berada pada titik aman
  6. Ambillah satu siung bawang putih dan di konsumsi 4 kali sehari ketika disentri terjadi. Cara ini akan membersihkan dalam beberapa hari.
  7. Buatlah adonan dari daun kari dan biji jintan, lalu konsumsi adonan ini dengan campuran segelas air matang

Demikianlah artikel tentang Penyakit disentri beserta gejalanya dan pencegahannya.
Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan kita semua.

Kunjungi www.civicindonesia.com

 

PUBLISHED BY

civicindonesia

Mandi Dengan Shower, Gayung, atau Bath Tub?

Hasil gambar untuk gayung shower bathtub

Semua manusia di muka bumi ini sesuai kodrat dan kebutuhannya pastilah harus tetap menjaga kebersihan diri, itu mutlak. Mandi adalah salah satu cara yang paling ampuh untuk tetap menjaga kebersihan tubuh serta melindungi tubuh dari infeksi, bakteri, dan penyakit kulit.
Menjaga kebersihan tubuh sangatlah penting untuk kepercayaan diri dan kesejahteraan emosional sebagai manusia.
Fungsi utama dari mandi itu sendiri adalah selain untuk kebersihan tubuh, mandi juga dapat bermanfaat untuk menumpas kotoran di tubuh dan bau badan.

Banyak pilihan sebenarnya saat kita ingin menikmati kesegaran dari aktivitas mandi, ada yang lebih senang menggunakan gayung sebagai sarana untuk mempermudah aktivitas membersihkan tubuh/mandi,
beberapa orang bahkan lebih menyukai bersantai berendam air hangat di bathtub, sementara yang lainnya lagi lebih memilih kenyamanan mandi di bawah pijatan air deras dari pancuran air/shower, terutama di pagi hari sebelum bersiap untuk memulai aktivitas.

Pilihan menggunakan satu cara atau yang lainnya merupakan selera individu masing masing,
entah apakah itu mandi dengan menggunakan showerbathtub, atau dengan gayung, semua ada plus minusnya masing-masing.

Berbicara tentang  plus dan minus cara mana yang akan di pakai, mari kita lihat bersama hasil riset tentang plus minus Gayung, Shower, Bathtub.

Mana yang lebih hemat air?

Pancuran air alias shower bisa memompa hingga 9,5 liter air per menit, jadi sesi membersihkan badan dalam 10 menit saja hanya akan membuang air sekitar 95 liter. Tetapi, jika shower Anda dilengkapi dengan opsi aliran rendah, maka volume air yang akan terbuang justru akan lebih banyak, yaitu sekitar 475 liter per menitnya. Sebagai perbandingan, sebuah bathtub standar saja bisa menampung air hingga 190 liter saat anda berendam di bathtub. Bagaimana kalau mandi dengan gayung? Sebuah bak mandi berdiri berukuran standar bisa menampung air hingga 270 liter. Jika ingin melihat mana yang lebih hemat air, cara mandi dengan menggunakan gayung lebih dapat menghemat pengeluaran air.

Mana yang lebih efektif untuk membersihkan?

Berendam di bathtub bisa menjadi pilihan atau cara terbaik untuk bersantai dan menikmati waktu pribadi anda. Selain itu, anda bisa melakukan banyak eksperimen saat berendam dengan membuat busa, menambahkan minyak esensial, atau bahkan menggunakan bathbomb, untuk meningkatkan rileksasi tubuh dan meningkatkan kualitas kulit.

Berendam sendiri mempunyai manfaat yang cukup baik, karena uap dari air hangat dalam bathtub dapat membantu membuka pori pori kulit dan melunturkan kotoran yang menempel, akan tetapi keburukan dari berendam adalah segala sel kulit mati dan kotoran yang rontok dari tubuh anda akan bercampur dalam air rendaman tubuh anda, belum lagi dengan sisa sisa sabun dan shampo yang anda gunakan. Hmmm cukup berbahaya ya,

Untungnya, ada solusi sederhana untuk menyiasati ini: bilaslah tubuh anda dengan air bersih setelah anda keluar berendam dari Bathtub.

Aktivitas mandi dengan shower atau gayung juga bisa menyegarkan dan mengembalikan tingkat energi, terutama dengan shower yang memiliki fasilitas pijatan air. Kotoran bisa hanyut segera menuju drainase. Jika tubuh kita sangat kotor, misalnya setelah bermain olahraga di luar ruangan, sangat disarankan untuk membilas tubuh langsung di bawah pancuran air/shower atau dengan gayung, bukan dengan cara berendam. Atau, jika anda masih keukeuh ingin berendam, anda bisa membilas tubuh anda terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam bathtub, sehingga sisa kotoran tidak tersisa di kulit.

Mana yang lebih cepat?

Umumnya, mandi di bawah pancuran air/ shower lebih hemat air, waktu, dan energi ketimbang harus menunggu mesin air aktif sebelum mulai mengisi bak hingga penuh. Rata-rata, mandi dengan menggunakan shower hanya menghabiskan waktu sekitar 8-10 menit. Dibutuhkan waktu kurang lebih 7 menit untuk mengisi bak mandi atau bathtub hingga penuh dengan keran air standar berdaya 20 liter per menit.

Daripada menunggu mesin air bekerja untuk bisa mendapatkan suhu air yang hangat, mengisi bak, dan kemudian baru mulai berendam atau sibuk jebar-jebur dengan gayung, anda dapat langsung menyalakan tombol keran air dan berdiri di bawah pancuran menyambut segarnya rintik air.

Ketika anda tak punya banyak waktu, membersihkan tubuh di bawah pancuran air membuat waktu lebih banyak untuk memberikan anda tambahan waktu untuk berleha-leha sejenak di meja makan saat sarapan.

Mana lebih sehat?

Berendam, diguyur air, atau di bawah pancuran air, ketiganya memiliki manfaat kesehatan yang berbeda.

  • Berendam terbukti akan meningkatkan mood seseorang dan mengusir rasa kesepian. Berendam juga membantu melembapkan kulit, asalkan suhu air tidak terlalu panas. Terlebih lagi, berendam di bathtub adalah cara jitu melepas stres. Selama berendam, anda bisa melakukan sejumlah akitivitas lain, misalnya mendengarkan musik, santai membaca buku ditemani segelas air minum, hingga terapi pijat sendiri.
  • Shower air hangat bisa meringankan pegal linu di punggung dan sakit otot. Mandi di bawah pijatan air hangat juga membantu meringankan kecemasan seseorang. Uap yang terkumpul selama anda mandi juga berfungsi sebagai obat alami ketika anda sedang terserang flu.
  • Diguyur air dingin dengan gayung atau shower terbukti bisa meningkatkan mood anda. Selain itu, segarnya cipratan air dingin akan membangunkan anda, tidak mengeringkan kulit atau rambut, menstimulasi penurunan berat badan, mempercepat pemulihan otot, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Mana yang lebih aman?

Cara yang manapun baik dengan shower, gayung, bathtub ternyata membawa risiko cedera walaupun terbilang minim dan bisa dicegah.

Saat mandi dengan shower atau gayung, anda mungkin terpeleset karena lantainya licin dan akhirnya jatuh di kamar mandi. Familiar dengan adegan ini? Jika anda berendam di bathtub, anda mungkin sangat terlena hingga ketiduran, atau peluang terburuknya, pingsan dan tenggelam.

Dilansir dari Detik Health, Dr Andra Azwar, SpPD  mengungkapkan bahwa orang-orang lanjut usia dan mereka yang memiliki kondisi fisik tidak prima, sebaiknya mandi menggunakan pancuran air/ shower saja, daripada berendam di bathtub atau dengan gayung. Alasannya, tangan akan lebih cepat lelah untuk bolak-balik menciduk air dengan gayung atau mereka memiliki masalah punggung yang akan menyulitkan mereka saat menciduk air dengan menggunakan gayung.

Selain itu, untuk kedua golongan ini, berendam mungkin juga tidak menjadi pilihan utama, kecuali jika dalam pengawasan penuh orang lain untuk menghindari risiko cedera atau tenggelam.

Berendam atau dengan gayung, yang penting selalu menguras bak mandi untuk membersihkan endapan kotoran di dasar bak, sehingga menghindari risiko demam berdarah karena rutin menguras kamar mandi akan mencegah nyamuk aedes aegepty untuk bersarang dan bertelur. Selain itu, menguras bak mandi juga penting supaya lumut tidak bertumbuh liar.

Demikianlah artikel dari kami.

Semoga bermanfaat dan berguna untuk semua serta dapat menambah wawasan.

Terima kasih, salam civic indonesia.

 

PUBLISHED BY

civicindonesia

 

Merawat Kamar Mandi

Pada zaman dulu mungkin biasanya kamar mandi atau toilet berada jauh dari rumah atau bahkan tidak punya kamar mandi sama sekali, jadi untuk keperluan mandi dan sebagainya, masyarakat masih menggunakan sungai atau pemandian yang bersifat umum, namun sekarang dengan semakin berkembangnya pemahaman akan kebersihan dan kesehatan, hampir setiap rumah memiliki kamar mandi.

Kamar mandi sendiri terdiri dari 2 kategori yaitu :

  1. Kamar mandi basah, yaitu kamar mandi yang didalamnya memiliki sarana penampungan air/bak dimana orang akan menggunakan gayung atau ember untuk menyiram tubuhnya.
  2. Kamar mandi kering, yaitu kamar mandi dimana orang mandi dengan menggunakan alat shower

Perawatan untuk kebersihan kamar mandi sangat mutlak dilalukan secara rutin agar terhindar dari kuman penyakit dan bau, adapun perawatan yang dapat dilakukan adalah :

Perawatan sehari-hari

  • Menggosok dinding maupun lantai kamar mandi dengan karbol ataupun cairan pembersih secukupnya.
  • Setelah itu, bilas dengan air bersih agar tidak ada kotoran atau lumut yang telanjur menempel dan sulit dibersihkan.

Pembersihan besar seminggu sekali

  • Kloset, tuang sedikit pemutih ke dalam kloset, atau perciki dengan bubuk pembersih yang cocok, bisa juga dengan soft drink, sikat dengan sikat kloset. Setelah itu, bilas sikat kloset dengan air sabun panas. Bersihkan dudukan kloset (kloset duduk) atau injakan kloset (kloset jongkok) dengan cairan desinfektan, lalu siram dengan air.
  • Bak air, bila ada bagian yang kotor, siram dengan air sepanas mungkin selama beberapa saat agar mudah dibersihkan, lalu sikat, bilas sampai bersih dan keringkan. Bisa juga Anda gunakan cairan permbersih, tergantung bahan bak tersebut.
  • Kran air, gosok dengan serabut tambahkan pembersih untuk stainless steel, bilas dengan air panas. Lap kran sampai kering. Bila kran air lama tidak digunakan, alirkan air panas, biarkan beberapa menit sebelum digunakan.

Khusus untuk kamar mandi yang terletak didalam kamar tidur, perlu memperhatikan beberapa hal yaitu :

  • Usahakan konsep yang digunakan adalah kamar mandi kering. Hal ini dimaksudkan agar tingkat kelembapan kamar mandi nantinya tidak akan berpengaruh pada suhu ruangan.
  • Agar tampilannya berbeda, bisa mengganti dinding kamar mandi dengan kaca jenis sunburst atau translucent, jika ingin yang lebih berani, bisa mengganti dinding nya dengan kaca transparan. Semuanya kembali pada selera dan kebutuhan.
  • Pastikan penghawaan dan bukaan kamar mandi sudah optimal.
    Jika kamar mandi anda tidak berbatasan langsung dengan area luar, anda bisa mengakalinya dengan menggunakan EXHAUST FAN (exhaust fan merupakan salah satu jenis kipas angin yg difungsikan untuk sirkulasi udara dalam ruang atau rumah).
    Bukaan dan penghawaan yang baik akan menghilangkan bau tidak sedap dari kamar mandi.
  • Tambahkan pewangi ruangan pada kamar mandi Anda.
  • Bersihkan kamar mandi Anda secara rutin.

Demikianlah artikel tentang tips untuk merawat kamar mandi.
Semoga bermanfaat dan berguna untuk semua serta dapat menambah wawasan.

Terima kasih

 

PUBLISHED BY

civicindonesia

Merawat Kamar Mandi (WC) Dengan Bahan Sederhana

Image result for membersihkan kamar mandi

Mempunyai kamar mandi yang bersih dan terawat sudah pasti menjadi keinginan kita semua.
Nah, untuk mewujudkannya sebenarnya bisa dengan memanfaatkan bahan sederhana yang tersedia disekitar kita.

Berikut bahan bahan sederhana yang bisa kita gunakan untuk merawat kamar mandi atau kloset.

  • Ampas Kopi
    Bagi kita yang senang minum kopijangan buru-buru dibuang ampasnya karena ampas kopi bermanfaat untuk menghilangkan bau tak sedap di kamar mandi (WC).
    Caranya sangat mudah yaitu, siapkan secangkir air panas, masukkan ampas kopi, tambahkan sedikit garam dapur lalu campur. Setelah itu, siramkan  ke lubang kloset dan sekitarnya dalam sekejap kamar mandi (WC) di rumah Anda pun terbebas dari bau tak sedap.
  • Soda Api
    Soda api yang kita ketahui selama ini ternyata dapat menanggulangi mampetnya saluran air, sudah seharusnya memang kita rajin membersihkan saluran pembuangan air, namun apabila saluran pembuangan air sudah terlanjur mampet kita dapat menggunakan soda api untuk melancarkannya.
    Caranya ialah dengan cara taburkan soda api pada saluran pembuangan air yang tersumbat, Biarkan selama satu malam lalu bilas dengan air hingga kotoran yang menyumbat saluran pembuangan terkikis habis.
  • Garam Dapur
    Ada beberapa cara untuk membersihkan kloset, salah satunya adalah gunakan garam dapur untuk melancarkan Kloset yang mampet.
    Caranya, larutkan 1 kg garam dapur dalam 1 ember air. Tuangkan larutan garam tersebut ke dalam Kloset, jangan gunakan dulu kloset selama kurang lebih 5 jam. Selanjutnya, siram air biasa yang banyak ke kloset dengan hentakan kuat.
  • Cuka
    Bagi yang di kamar mandinya menggunakan shower (pancuran air) tidak jarang pula shower tersebut mengalami mampet. Apabila kepala shower mampet, cobalah tips berikut.
    Rebus kepala shower yang terbuat dari logam dengan larutan 1 liter air biasa ditambah satu cangkir cuka selama 15 menit. Dan untuk kepala shower yang terbuat dari plastik, rendam dalam campuran air panas dan cuka dengan perbandingan yang sama dengan kepala shower yang terbuat dari logam.
  • Citrun
    Citrun (biasanya digunakan sebagai bahan campuran untuk makanan dan minuman olahan.) adalah salah satu bahan sederhana yang juga bisa kita andalkan untuk membersihkan kamar mandi, terutama bak mandi.
    Caranya ialah masukkan citrun ke dalam bak mandi yang sudah diisi air penuh. Tuangkan sebanyak 5 sendok makan citrun untuk 1 m3 air, lalu aduk citrun dan air hingga rata biarkan selama semalam. Keesokan harinya, kuras bak mandi hingga Kotoran di bak mandi akan luntur dengan sendirinya.
  • Cengkeh
    Cengkeh juga bisa digunakan sebagai salah satu bahan sederhana yang mempunyai manfaat untuk merawat kamar mandi,. Salah satu fungsi cengkeh adalah untuk mengusir Kecoa.
    Kecoa seringkali ditemui di daerah lembap atau basah, seperti kamar mandi. Kecoa juga dapat menyebarkan bibit penyakit. Berikut ini tips mengusir kecoa, siapkan 1/4 liter air, 10 ml alkohol 75%, dan 20 ml tanaman cengkeh yang sudah ditumbuk lalu campurkan formula di atas hingga merata. Semprotkan / sebarkan di sekitar lantai dan dinding kamar mandi. Campuran formula tersebut ternyat dapat bertahan hingga satu bulan.

 

Demikianlah artikel tentang bahan bahan sederhana yang bisa digunakan untuk merawat kamar mandi dan WC kita.
Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan.

Terima Kasih

 

PUBLISHED BY

civicindonesia

MEMBUAT SEPTICTANK YANG BENAR dan MEMBERSIHKAN KLOSET YANG MAMPET

Gambar terkait

Septictank dan kloset pastinya saling berhubungan, nah apa jadinya ya kalau septictanknya tidak benar sehingga membuat klosetnya mampet, terus kalau klosetnya mampet gimana dong bersihinnya?,

Di kesempatan ini akan dijelaskan bagaimana cara membuat septictank yang benar dan awet. Mungkin sudah banyak tutorial cara pembuatan septictank, tapi apakah caranya sudah benar dan septictank dapat tahan lama?

MEMBUAT SEPTICTANK TIDAK HARUS DALAM.! Wah, ternyata septictank tidak harus dalam, lalu cara yang lebih tepat harus seperti apa?

Yang terpenting siapkan dulu lokasi yang menurut anda cocok untuk membuat septictank, lalu buatlah septictank dengan ukuran kedalamannya maksimal 1.5 meter.
mengapa maksimal kedalaman hanya 1.5meter ? Nah inilah kuncinya, karena kalau terlalu dalam septictank anda bukannya awet tapi bisa-bisa septictank anda malah cepat penuh, karena kalau terlalu dalam ditakutkan akan keluar sumber air, hal ini sering terjadi di daerah yang sering terkena banjir. Selanjutnya untuk lebar septictank terserah anda dan tergantung lokasi yang tersedia, bisa 1.5 meter, 2 meter atau lebih lebar juga malah lebih bagus.
Setelah itu buatlah dinding untuk septictank dengan bis beton atau bata ditambah adukan pasir dan semen, tapi untuk dasar septictank di usahakan jangan di cor.
Biarkan saja dasar septictank seperti semula, karena berguna agar air bisa meresap ke bawah mau kemana air meresap bila dinding septictank dan dasar septictank tertutup rapat?

Jangan lupa tutup atas septictank dengan coran semen yang rapat agar air hujan tidak bisa masuk kedalam septictank, karena bisa membuat septictank cepat penuh. Jangan lupa juga, untuk atas septictank di pasang lubang angin-angin, itu berguna agar bau kotoran di septictank tidak keluar dari kloset anda.
Terutama saat anda menyiram kloset maka bau tersebut akan keluar dari kloset bila tidak anda pasang lubang angin-angin di septictank.

Lalu, bagaimana cara membersihkan kloset yang mampet?

  •  Hentikan mengisi mangkuk kloset
  •  Gunakan alat pendorong untuk kloset mampet ( pluger )
  •  Mengatasi kloset yang mampet dengan alat penyedot tinja ( plumbing snake )
  •  Memanggil tukang sedot wc (Apabila kamu tidak memiliki alat apapun untuk mengatasi      kloset yang  macet atau kloset yang mampet, tidak ada salahnya untuk menelpon tukang  sedot wc)

Demikianlah, sedikit informasi cara membuat septictank yang benar dan juga membersihkan kloset yang mampet. semoga bermanfaat.

 

PUBLISHED BY

civicindonesia